Slogan

Slogan

paup Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Yang kos



Yogi Pratama
128110047
Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Yang kos
A.    Defenisi Variabel
Motivasi
Motivasi berasal dari kata Latin “movere” yang berarti dorongan atau menggerakan. Motivasi sangat diperlukan dalm pelaksanaan aktivitas manusia karena motivasi dapat menyebabkan, pmenyalurkan dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan antusias untuk mencapai hasil yang optimal (dalam Jendri, 2011 )
Motivasi adalah sebuah alasan atau dorongan seseorang untuk bertindak. Orang yang tidak mau bertindak sering kali disebut tidak memiliki motivasi. Alasan atau dorongan itu bisa datang dari luar maupun dari dalam diri. Sebenarnya pada dasarnya semua motivasi itu datang dari dalam diri, faktor luar hanyalah pemicu munculnya motivasi tersebut.  Motivasi dari luar adalah motivasi yang  pemicunya datang dari luar diri kita. Sementara motivasi dari dalam ialah motivasinya muncul dari inisiatif diri kita (Hasan dalam Rarnawati 2010).

Menurut Syaputra ( dalam Rarnawati 2010), motivasi adalah kerakteristik psikologis manusia yang memberi kontribusi pada tingkat komitmen seseorang. Hal ini termasuk faktor-faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku manusia dalam arah tekad tertentu.
Sedangkan menurut Hidayat ( dalam Rarnawati 2010), Motivasi adalah tingkah laku yang diarahkan untuk mencapai tujuan. Motivasi ini menjadi proses yang dapat menjelaskan mengenai tingkah laku seseorang dalam melaksanakan tugas tertentu.
Belajar merupakan istilah yang tidak asing lagi dalam kehidupan manusia. Menurut Skinner ( dalam walgito, 2005 ) belajar merupakan suatu proses adaptasi perilaku yang bersifat progresif. Sementara McGeoch ( dalam Walgito, 2005 ) memberikan defenisi belajar bahwa belajar membawa perubahan dalam performance. Bertitik tolak dari hal-hal yang disebutkan diatas, maka menurut Walgito ( 2005 ) dapat dikemukan beberapa hal mengenai belajar:
1.      Belajar merupan suatu proses yang menyebabkan adanya perubahan tingkah laku
2.      Perubahan tingkah laku itu dapat aktual, yaitu nampak, teetapi juga bisa bersifat potensial, yaitu yang tidak nampak
3.      Perubahan yang disebabkan belajar itu bersifat permanen.
Dengan meminjam berbagai devenisi tentang motivasi, maka motivasi belajar mahasiswa dapat diartikan sebagai suatu keadaan dalam diri mahasiswa yang mendorong dan mengarahkan perilakunya kepada tujuan yang ingin dicapainya dalam mengikuti pendidikan tinggi. Idealnya, tujuan mahasiswa dalam mengikuti pendidikan tinggi adalah untuk menguasai bidang ilmu yang dipelajarinya. Sehingga dalam pembelajaran setiap bahan pelajaran, mahasiswa terdorong untuk menguasai bahan pelajaran tersebut dengan baik, dan bukan hanya sekedar lulus meski dengan nilai sangat baik sekalipun. Selanjutnya dengan mengadopsi pendekatan sistem Lawin, motivasi belajar mahasiswa dapat dikatakan sebagai fungsi dari faktor yang ada dalam dirinya sendiri dan faktor-faktor yang ada dilingkungan belajarnya atau diluar dirinya. Faktor yang ada didalam diri mahasiswa (intrinsik) adalah minatnya terhadap bidang ilmu yang dipelajarinya serta orientasinya dalam mengikuti pendidikan tinggi. Sedangkan faktor ekstrinsik adalah kualitas dosen, bobot materi kuliah, metode perkuliahan, kondisi dan suasana ruangan kuliah, serta fasilitas perpustakaan. ( Dalam pujadi A. 2007)





B.     Asprek-aspek Motivasi dan Indikator Perilaku
Menurut Ratnawati( 2010 ), aspek-aspek motivasi belajar pada mahasiswa adalah:
ü Faktor Intrinsik
Motivasi instrinsik yaitu motivasi yang datangnya dari dalam diri individu, biasanya muncul dari prilaku yang dapat memenuhi Kebutuhan manusia sehingga menjadi puas.
Indikator perilaku dari aspek Intrinsik:
a.       Memiliki cita-cita atau keinginan
Aitem :
·         Saya ingin lulus kuliah dengan IP yang tinggi
 ( favorable)
·         Saya ingin lulus kuliah kurang dari 4 tahun
 ( favorable)
·         Saya ingin mendapatkan pekerjaan yang baik setelah lulus kuliah ( favorable )
·         Saya ingin lulus kuliah dengan nilai yang secukupnya ( unfavorable)
·         Saya ingin membuktikan seorang serjana pada orang-orang kampung saya ( favorable)
b.      Belajar dengan rajin
Aitem :
·         Saya akan belajar malam untuk mata kuliah besoknya( favorable)
·         Jika saya tidak mengerti dengan pelajaran, maka saya akan bertanya kepada teman atau bertanya langsung ke dosen yang bersangkutan ( favorable)
·         Saya sangat senang belajar dikampus ( favorable)
·         Mengulang pelajaran dirumah untuk membangun pemahaman saya terhadap pelajaran ( favorable)
·         Saya akan menunda kegiatan lain untuk memahami pelajaran yang sulit ( favorable)
·         Saya tidak pernah merasa gagal selama saya belum berhenti berusaha belajar ( favorable)


c.       Rajin membuat tugas
Aitem :
·         Jika dosen memberikan tugas, maka saya akan mengerjakannya ( favorable)
·         Tugas yang diberikan dosen membuat saya tidak bisa pulang kampung ( unfavorable)
·         Saya akan mengajak teman untuk belajar kelompok untuk membuat tugas tertentu ( favorable)
·         Saya tidak pernah mengerjakan tugas yang diberikan dosen( unfavorable)
·         Banyaknya tugas membuat saya bingung mana yang harus dikerjakan lebih dahulu ( unfavorable)
·         Saya tidak kecewa ketika tugas yang saya buat salah karena saya sadar kemampuan saya
 ( favorable)
·         Saya tidak pernah terlambat mengumpulkan tugas
 ( favorable)
·         Saya bisa mengerjakan tugas sampai tengah malam ( favorable)
ü Faktor Ektrinsik
Motivasi ekstrinsik yaitu motivasi yang datang dari luar individu yang merupakan pengaruh dari orang atau lingkungan. Prilaku yang dilakukan dengan kekhawatiran, kesangsian apabila tidak tercapai kebutuhanTop of Form Motivasi terdesak yaitu motivasi yang muncul dalm kondisi terjepit dan munculnya serentak serta menghentak dan cepat sekali.
Indikator perilaku dari aspek ekstrinsik:
a.       pengaruh orang tua
Aitem :
·         Saya ingin membanggakan orang tua dengan nilai yang tinggi ( favorable)
·         Jika saya sedang malas belajar, maka saya akan mengingat orang tua dikampung ( favorable)
·         Jika saya memdapatkan nilai yang jelek, maka saya akan merasa bersalah pada orang tua ( favorable)
·         Orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk belajar dengan baik ( favorable)
·         Orang tua saya merupakan orang yang selalu memberi saya semangat untuk kuliah ( favorable)
·          Jika saya tidak mendapatkan kiriman uang dari orang tua, maka saya tidak datang kekampus
 ( unfavorable)
·         Jika saya tidak mendapatkan kiriman uang dari orang tua, maka saya akan tetap datang kekampus
( favorable)
b.      Kondisi lingkungan kos
Aitem :
·         Teman kos saya  membantu saya dalam belajar
( favorable)
·         Saya sangat betah tinggal dikosan saya ( favorable)
·         Saya lebih suka tinggal dikos yang jaraknya dekat dengan kampus  ( favorable)
·         Saya lebih suka tinggal satu kos dengan teman satu jurusan ( favorable)
·         Saya merasa terganggu belajar malam ketika taman kos saya membunyikan musik yang kuat
( favorable)
·         Saya ingin tinggal dikos-kosan yang bebas
( unfavorable)
·         Jika dosen tidak datang, maka saya akan langsung pulang kekos ( unfavorable)

c.       Teman sebaya
Aitem :
·         Saya lebih memilih belajar malam dari pada keluar malam bersama teman-teman ( favorable)
·         Saya tidak senang jika ada teman mendapatkan nilai lebih baik dari saya ( favorable)
·         Saya lebih suka mengajak teman bercerita dari pada mendengarkan dosen mengajar didepan kelas bebas ( unfavorable)
·         Jika teman mengajak saya keluar malam, maka saya akan pergi bersamanya ( unfavorable)


d.      Lingkungan kampus dan dosen
Aitem :
·         Menurut saya, dosen saya sudah sangat baik dalam memberikan materi kuliah ( favorable)
·         Jika dosen tidak datang, maka saya akan keperpustakaan membaca buku  ( favorable)
·         Saya tidak bisa fokus mendengarkan dosen yang sedang mengajar didepan kelas ( unfavorable)
·         Jika ada foto copy bahan kuliah dari dosen, maka saya akan mengcopynya ( favorable)
·         Saya siap secara psikis untuk kuliah setiap hari       ( favorable)
·         Pada saat belajar, saya duduk dibarisan belakang     ( unfavorable)
·         Saya merasa senang ketika dosen tidak datang         ( unfavorable)
·         Saya merasa tidak nyaman ketika belajar dikampus ( unfavorable)
·         Ketika dosen mengajar didepan kelas, maka saya akan focus dengan apa yang disampaikannya          ( favorable)
·         Dosen mampu memancing rasa ingin tahu saya terhadap satu mata kuliah tertentu ( favorable)
·         Saya tidak pernah datang terlambat kekampus          ( favorable)
·         Saya akan merasa sedih jika dosen tidak datang       ( favorable)
·         Saat belajar, saya duduk dibarisan depan                  ( favorable)



C.    Blue Print Skala

NO
Aspek
Indikator
Aitem
Jumlah
Favorable
unfavorable
1
Faktor Intrinsik
Memiliki cita-cita atau keinginan
1, 3,17, 45
24
5
Belajar dengan rajin

4, 7, 11, 37,39,42
-
6
Rajin membuat tugas
6, 8, 16, 43, 47, 48
32, 35
8
2
Faktor Ektrinsik
pengaruh orang tua
2, 18, 19, 20, 21, 50
30
7
Kondisi lingkungan kos
23, 25, 26,27,44
28, 47
7
Teman sebaya
29, 31
38, 46
4
Lingkungan kampus dan dosen
5, 22, 10, 12, 13, 34,33, 14, 15
9, 40, 41, 36
-

Jumlah

38
12
50














D.    Reliabilitas dan Daya Beda Aitem
ANALISIS PERTAMA

Case Processing Summary


N
%
Cases
Valid
34
97.1
Excludeda
1
2.9
Total
35
100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.


Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items

.791
.824
50



Summary Item Statistics

Mean
Minimum
Maximum
Range
Maximum / Minimum
Variance
N of Items
Item Means
2.905
1.265
3.941
2.676
3.116
.378
50


Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted
VAR00001
141.38
194.971
.368
.
.788
VAR00002
141.41
193.583
.470
.
.786
VAR00003
141.29
195.971
.413
.
.789
VAR00004
142.53
199.893
-.074
.
.798
VAR00005
142.82
185.544
.536
.
.779
VAR00006
141.91
189.659
.460
.
.783
VAR00007
141.88
187.501
.571
.
.780
VAR00008
143.91
197.962
-.017
.
.798
VAR00009
142.71
194.396
.198
.
.789
VAR00010
142.09
194.992
.169
.
.790
VAR00011
142.32
183.680
.506
.
.779
VAR00012
142.21
187.078
.344
.
.784
VAR00013
142.44
187.102
.340
.
.784
VAR00014
142.68
193.256
.158
.
.790
VAR00015
143.15
199.160
-.046
.
.796
VAR00016
142.26
188.746
.430
.
.783
VAR00017
141.50
194.621
.201
.
.789
VAR00018
141.91
192.083
.244
.
.788
VAR00019
141.74
188.807
.390
.
.783
VAR00020
141.53
193.711
.268
.
.788
VAR00021
141.47
191.954
.354
.
.786
VAR00022
142.24
186.125
.490
.
.780
VAR00023
142.97
194.211
.100
.
.793
VAR00024
142.71
195.668
.055
.
.795
VAR00025
142.56
196.496
.042
.
.794
VAR00026
142.18
185.968
.413
.
.782
VAR00027
143.00
193.515
.127
.
.792
VAR00028
143.00
198.000
-.010
.
.796
VAR00029
142.41
184.189
.430
.
.781
VAR00030
141.76
189.519
.292
.
.786
VAR00031
143.97
206.696
-.319
.
.805
VAR00032
141.71
189.365
.350
.
.784
VAR00033
142.29
191.123
.268
.
.787
VAR00034
142.09
188.507
.426
.
.783
VAR00035
143.82
195.725
.050
.
.795
VAR00036
142.32
189.922
.287
.
.786
VAR00037
142.24
194.064
.203
.
.789
VAR00038
142.21
188.290
.323
.
.785
VAR00039
142.38
190.486
.240
.
.788
VAR00040
142.29
182.032
.510
.
.778
VAR00041
142.68
185.498
.325
.
.785
VAR00042
142.12
190.652
.318
.
.786
VAR00043
142.50
202.439
-.153
.
.802
VAR00044
142.41
188.250
.279
.
.786
VAR00045
142.00
193.818
.146
.
.791
VAR00046
143.00
193.818
.153
.
.790
VAR00047
142.12
181.804
.551
.
.777
VAR00048
142.41
192.492
.209
.
.789
VAR00049
142.56
189.042
.276
.
.787
VAR00050
141.44
194.254
.382
.
.787












ANALISIS KEDUA
Case Processing Summary


N
%
Cases
Valid
34
97.1
Excludeda
1
2.9
Total
35
100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.


Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items
.829
.854
24



Summary Item Statistics

Mean
Minimum
Maximum
Range
Maximum / Minimum
Variance
N of Items
Item Means
3.127
1.265
3.941
2.676
3.116
.329
24

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted
VAR00001
71.21
90.835
.292
.
.827
VAR00002
71.24
89.337
.476
.
.824
VAR00003
71.12
90.592
.510
.
.826
VAR00005
72.65
84.902
.464
.
.820
VAR00006
71.74
85.291
.570
.
.817
VAR00007
71.71
85.184
.573
.
.817
VAR00011
72.15
80.614
.613
.
.812
VAR00012
72.03
83.302
.414
.
.822
VAR00013
72.26
83.110
.420
.
.821
VAR00016
72.09
86.143
.418
.
.822
VAR00019
71.56
86.678
.346
.
.824
VAR00021
71.29
87.911
.377
.
.824
VAR00022
72.06
83.269
.550
.
.816
VAR00026
72.00
85.030
.356
.
.824
VAR00029
72.24
83.761
.379
.
.824
VAR00031
73.79
99.259
-.376
.
.854
VAR00032
71.53
84.317
.477
.
.819
VAR00034
71.91
87.295
.326
.
.825
VAR00038
72.03
84.575
.373
.
.824
VAR00040
72.12
79.865
.588
.
.812
VAR00041
72.50
83.833
.310
.
.829
VAR00042
71.94
85.936
.404
.
.822
VAR00047
71.94
83.330
.437
.
.820
VAR00050
71.26
89.958
.365
.
.826




ANALISIS KETIGA

Case Processing Summary


N
%
Cases
Valid
34
97.1
Excludeda
1
2.9
Total
35
100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.


Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items
.827
.851
23


Summary Item Statistics

Mean
Minimum
Maximum
Range
Maximum / Minimum
Variance
N of Items
Item Means
3.096
1.265
3.941
2.676
3.116
.319
23










Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted
VAR00002
67.38
87.455
.446
.751
.822
VAR00003
67.26
88.504
.506
.919
.824
VAR00005
68.79
83.017
.454
.759
.818
VAR00006
67.88
83.198
.575
.714
.815
VAR00007
67.85
83.220
.566
.843
.815
VAR00011
68.29
78.396
.627
.894
.809
VAR00012
68.18
81.059
.425
.831
.819
VAR00013
68.41
81.098
.419
.805
.819
VAR00016
68.24
83.943
.428
.532
.819
VAR00019
67.71
84.699
.340
.574
.822
VAR00021
67.44
85.769
.383
.708
.821
VAR00022
68.21
81.138
.557
.732
.813
VAR00026
68.15
83.160
.346
.670
.823
VAR00029
68.38
81.577
.386
.806
.821
VAR00031
69.94
97.027
-.375
.579
.853
VAR00032
67.68
82.286
.477
.860
.817
VAR00034
68.06
85.390
.314
.842
.823
VAR00038
68.18
82.574
.371
.835
.821
VAR00040
68.26
77.958
.583
.862
.810
VAR00041
68.65
81.750
.312
.532
.827
VAR00042
68.09
83.840
.406
.793
.820
VAR00047
68.09
81.537
.424
.806
.819
VAR00050
67.41
87.886
.361
.716
.824



E.     Kategorisasi Skala
1.      SS
2.      S
3.      RR
4.      TS
5.      SST

Ket :
M   : Mean Hipotetik
SD : Standar Deviasi

 Analisis kategori skala
            Mean :
            = Nilai tengah x Jumlah Subjek

            = 2 x 35
            = 70


Nilai maximal
           
  = 4 x 50
  = 200

Nilai minimal
 
  = 0 x 50
              = 0

Standar Deviasi
=

Maka dapat dikategorikan sebagai berikut :
1.      SS       
            =  X  ≥ 70 + 1,5 . 33
            = X ≥ 119
2.      S         
            = 70 + 0,5 . 33 ≤ X < 70 + 1,5 . 33
            = 87 ≤ X < 119
3.      RR      
            = 70 – 0,5 . 33 ≤ X < 70 + 0,5 . 33
                        = 53 ≤ X < 87
4.      TS       
            = 70 – 1,5 . 33 70 – 0,5 . 33
      = 20 ≤ X < 53
5.      STS    
=X ≤ 70 – 1,5 . 33
= X ≤ 20
Kesimpulan Kategorisasi Skala
Ø  Sangat Tinggi              =  X ≥ 119
Ø  Tinggi                          = 87- 119
Ø  Sedang                        = 53 - 87
Ø  Rendah                        = 20 - 53
Ø  Sangat Rendah            = X ≤ 20





Daftar pustaka
Pujadi Arko.”faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa”   
business & magemant journal bunda melia. Vol.03. N0.02. Septembar
2007
Walgito. B. 2005. Pengantar psikologi umum. Yogyakarta. Andi
rarnawati .http://syehaceh.wordpress.com.diunduh pada 29 oktober 2014
























Posting Komentar

0 Komentar