Yogi Pratama
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau
Sadar ataukah tidak pada saat pertama
kali masuk perguruan tinggi banyak diantara kita yang salah dalam mengambil
jurusan. Banyak mahasiswa yang mengikuti teman, mengikuti kemauan orang tua dan
lain sebagainya. Hal ini tentu saja berdampak pada hasil dan semangat dalam
kuliah yang ujungnya erakhir dengan keluar tanpa berita.
Kita menyadari pada
saat hari pertama kita masuk kuliah dan mengikuti kuliah hari pertama, jumlah
teman satu lokal kita sangat rame sekali. Namun seiring dengan perjalanan
waktu, jumlah teman satu lokal kita semakin hari semakin bekurang. Hampir
setiap semesternya akan ada mahasiswa yang berhenti dengan berbagai alasan dan
bahkan ada juga yang menghilang tanpa kabar beritanya. Alasan yang paling
banyak mengapa mereka berhenti adalah kurang biaya, tidak pisah jauh dari orang
tua bagi yang kos, menikah, dapat pekerjaan dan sampai pada alasan menyerah
dalam artian tidak sanggup kuliah karena banyaknya tugas, sulitnya mengerti
pelajaran dalam perkuliahan dan lain sebaginya. namun untuk alasan yang
terakhir ini sebanarnya bisa diatasi jika seorang mahasiswa memiliki kemauan,
semangat dan motivasi yang kuat dalam pelajaran. Kita perlu menancapkan
semangat dalam diri kita dan memagang prinsip hidup yang pantang menyerah. Kita
harus yakin dan ditanamkan dalam hati prinsip Tidak Ada Kata Tidak Bisa Selagi
Kita Mau Berusaha dan Jika Orang Lain Bisa Maka Kita Juga Bisa.
Kalaulah semangat ini sudah tertanam dalam diri kita masing-masing InsyaAllah
kita akan sukses dalam perkuliahan.
Masalah yang paling dikeluhkan oleh
hampir semua mahasiswa adalah banyaknya tugas. Namun harus kita sadari dengan
banyaknya tugas itu akan membuat kita semakin mengerti akan pelajaran tersebut.
Kita harus juga menyadari, tugas banyak yang diberikan dosen kepada mahasiswa bukan
hanya kepada kita dan juga bukanlah tradisi yang baru dalam perkuliahan. Namun
semua itu merupakan tradisi lama dan sudah menjadi kebudayaan dalam dunia
perkuliahan. Tugas banyak juga pernah diterima oleh senior-senior kita yang
dulu yang sekarang sudah menjadi sukses dan sekarang kita dalam proses menuju
kesuksesan tersebut. Untuk mencapai suatu kesuksesan itu memang tidaklah
mudah.banyak ombak, batu yang tajam, honak dan duri yang akan selalu menerpa.
Namun yakin dan percayalah apabila kita sabar dan semangat menjalaninya suatu
keindahan dan kesuksesan sudah menunggu kita dimasa yang akan datang. Sebelum
kita wisuda dan mendapatkan gelar sarjana dengan perayaan dan pesta serta
kebanggaan dari kedua orang tua kita maka tugas yang banyak akan menghadang kita
untuk merayakan hari yang bahagia itu. Maka dari itu selesaikan lah semua tugas
dengan semangat. Ingat tugas yang diberikan dosen itu untuk dikerjakan bukan
untuk diratapi dan dikeluhkan.tugas kita yang banyak tidak akan selesai dengak
kita membuat status tugas banyak dimedia sosial, tugas juga tidak akan selesai
dengan hanya ditangisi dan diratapi. Ingatlah hari bahagia pada saat kita
mengerjakan tugas. Lalu pertanyaannya adalah bagaimana cara mengerjakan tugas
yang banyak itu? Jawabannya berhenti berbicara, berhenti berteori, berhenti
meratapinya dan mulailah mengerjakannya. Banyak diantara kita yang sudah
mengeluh dan pasrah tidak bisa padahal dia belum pernah mencoba mengerjakannya.
Berdasarkan pengalaman pribadi,
berikut ini saya mencoba memberikan beberapa tips bagaimana cara sukses dalam
perkulihan dan tentu dengan hasil yang baik pula.
1. Niat
Niat kita sebelum kuliah harus jelas.
Tanyakan kepada hati kita masing-masing apakah benar-benar ingin kuliah,
menuntut ilmu dan mendapatkan gelar sarjana. Jika kita masih ragu maka
sebaiknya niat kuliah kita undur dulu. Karena ditakutkan dengan niat yang tidak
kuat maka kita kan berhenti ditengah jalan. Hal ini tentu akan banyak merugikan
dari berbagai aspek. Mulai dari keuangan, waktu, tenanga, pikiran dan lain
sebagainya.
2. Yakinkan diri
Jika pada saat ini kita sedang
kuliah, maka yakinkan lah diri kita kalau kita punya semangat, kemauan,
motivasi dan kemampuan untuk menyelesaikan kuliah kita dengan menyelesaikan
tugas-tugas yang sudah barang tentu banyak juga. Jangan sampai kita yang tidak
meyakinkan diri terus kuliah dan ketika masuk semester terakhir materi kita
masih banyak, nilai kita berantakan dan akhirnya memutuskan untuk berhenti.
3. Percaya Diri
Dalam kuliah tidak ada
orang lain yang bisa kita andalkan selain dari diri kita sendiri. Bangun tidur
cari cermin katakan pada diri anda sendiri “Aku adalah aku bukanlah orang lain
dan aku yakin bisa lebih unggul dari yang lain. Aku yakin akan kemampuanku
sendiri dan aku yakin mampu berbuat yang terbaik dari yang lain”.
4. Komunikatif
Sadari bahwa kita kuliah di kampus
ini tidak sendiri. Banyak teman sesama mahasiswa (adek/kakak/teman se angkatan)
maupun dosen yang siap membantu kita menuju kesuksesan. Untuk itu carilah teman
dekat sebanyak-banyaknya. Jangan kita hanya terfokus kepada satu kelompok teman
dekat kita saja.hal ini akan bermanfaat ketika kita tidak mengerti dengan
materi kuliah ataupun tugas yang diberikan. Dengan banyaknya teman, maka kita
memiliki banyak alternatif tempat untuk bertanya dan meminjam buku perkulihan.
5. Aktif
Yang di maksud aktif di sini adalah
aktif di organisasi yang ada di kampus atau yang lebih dikenal dengan
Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) contoh: HMJ, BEM, FSI (Forum Studi
Islam), DMF dan MPM atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) selain sebagai wadah
penyaluran minat dan bakat anda akan mendapat pengalaman tentang manajemen dan
kepemimpinan dalam organisasi atau yang ada di setiap fakultas. Banyak hal yang
akan kita dapatkan dengan aktif diberbagai kegiatan organisasi yang ada di kampus.
Pengalaman bekerjasama dan bersosialisasi dengan orang lain dan ilmu lain yag
tidak kita dapatkan di bangku kuliah. Selain mendapat bekal intelektual di
bangku kuliah kita juga mempunyai kesempatan untuk aktualisasi diri dan
menyalurkan minat dan bakat di organisasi. Sehingga ada memiliki bekal yang
komplit untuk terjun di masyarakan sebagi “Agen of Change”.
6. Atur Waktu dengan Baik
Pergunakanlah waktu dengan baik. Jika
kita mendapatkan tugas hari senin, maka kerjakanlah tugas itu pada malam
harinya. Jangan sampai tugas kita bertumpuk dan kita menyelesaikannya dengan
SKS (sistem kebut semalam). Pergunakanlah waktu luang kita untu hal yang lebih
bermanfaat. Jangan hanya kita habiskan waktu kita dengan membuka media sosial.
7. Bersyukur dan berserah diri kepada
Allah
Bagi kita pemeluk agama Islam, hal
yang ketujuh ini jangan sampai tidak dilakukan. Karena inilah inti dari
segalanya. Enam tips yang dijelaskan diatas tidak akan ada apa-apanya dan tidak
akan berfungsi jika kita tidak bersyukur dan berserah diri kepada Allah. Tugas
kita sebagai manusia hanyalah berusaha sementara hasilnya kita serahkan kepada
yang maha Kuasa Allah SWT. Sukurilah apapun hasil yang kita dapatkan. Karena
janji Allah apabila kita bersyukur, maka Allah akan menambah dan jika kita ingkar,
maka ingatlah azab Allah sangatlah pediah.
Terakhir saya ingin meyampaikan,
terimakasih kepada semua pembaca semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi
semangat motivasi buat diri saya sendiri dan kita semuanya.

0 Komentar