Ketika musim sudah
memasuki musim kemarau, maka bersabarlah untuk melihat turunnya hujan membasahi
bumi menyirami makhluk hidup. Ketika sudah sampai waktunya mekar, maka mekar
berserilah bunga yang indah itu. Ketika langkah perjalanan yang panjang ini
sudah sampai kebatas tujuannya, maka sambutlah aku dengan senyuman dan
tunggulah aku dibatas waktunya.
Duhai Permata Hati-Ku….
Sungguh pasangan hidup
itu adalah salah satu tanda kebesaran sang Pencipta untuk kita. Aku mampu mengucapkan
dan mengatakan “aku cinta pada mu” seratus kali atau seribu kali bahkan lebih
pada mu pada saat ini, tapi untuk apa? Semua itu hanyalah perasaan propaganda
dari setan karena tidak ada landasan yang mendasarinya.
Tapi permata hati-Ku,
aku tak mau menjadikan mu sebagai kekasih
semu, sebagai kekasih palsu dalam
hidup ku. Aku tak mau kisah ini hanya berawal dari kata “aku cinta kamu” lalu
berakhir dengan kata “putus” dengan perasaan benci, marah, dan sebagainya. Aku
ingin kisah kita berawal dari kata “aku terima” dan berakhir dengan kata
“inallillahi”.
Permata hati-Ku, aku
tak mau memberikan mu dan menerima tiket neraka dari hubungan yang tak baik itu. Aku juga tidak mau
memberikan tiket neraka untuk orang tua ku, untuk orang tua mu dengan cara
menjalin hubungan semu penuh kepalsuan dan dosa itu.
Percaya dan yakinlah
duhai permata hati-Ku, selangkah anak gadis keluar rumah tanpa menutup auratnya
dan pergi keluar bersama laki-laki yang bukan muhrimnya maka selangkah pula
orang tuanya (ayah) menuju pintu neraka. Sunggu bukan itu yang kita inginkan.
Sudah cukuplah mereka lelah membesarkan kita didunia ini, biarlah pada saat ini
kita belum mampu membalas dan berbakti kepada meraka tapi setidaknya kita tidak
membelikan tiket neraka untuk mereka.
Bersabarlah duhai
permata hati-ku…
Berdoalah permata
hati-Ku, memintalah dan memohonlah kepada yang kuasa
“berikanlah pasangan
hidup yang terbaik dimasa depan, jika memang dia yang terbaik maka dekatkanlah
dan permudahkanlah, jika bukan dia yang terbaik maka jauhkan lah dan gantilah
dengan yang lebih baik”
Permata hati-Ku,
penyempurna iman bagi ku, bunga kembang dihati ku…
Teruslah berdoa
teruslah bersabar, yakinlah jika kita memang ditakdirkan bersatu, maka tidak
akan ada penghalang bagi-Nya untuk mempersatukan kita. Bersabarlah permata
hati-Ku jangan pernah mau menjadi kekasih semu penuh kepalsuan. Jangan pula
engkau malu dibilang jomlo, karena itu hanyalah bisikan dan propaganda setan
agar kita masuk kejalannya….

0 Komentar