Slogan

Slogan

surat untuk permata hati




Ketika musim sudah memasuki musim kemarau, maka bersabarlah untuk melihat turunnya hujan membasahi bumi menyirami makhluk hidup. Ketika sudah sampai waktunya mekar, maka mekar berserilah bunga yang indah itu. Ketika langkah perjalanan yang panjang ini sudah sampai kebatas tujuannya, maka sambutlah aku dengan senyuman dan tunggulah aku dibatas waktunya.

Duhai Permata Hati-Ku….
Sungguh pasangan hidup itu adalah salah satu tanda kebesaran sang Pencipta untuk kita. Aku mampu mengucapkan dan mengatakan “aku cinta pada mu” seratus kali atau seribu kali bahkan lebih pada mu pada saat ini, tapi untuk apa? Semua itu hanyalah perasaan propaganda dari setan karena tidak ada landasan yang mendasarinya.
Tapi permata hati-Ku, aku tak mau menjadikan mu sebagai kekasih  semu, sebagai kekasih  palsu dalam hidup ku. Aku tak mau kisah ini hanya berawal dari kata “aku cinta kamu” lalu berakhir dengan kata “putus” dengan perasaan benci, marah, dan sebagainya. Aku ingin kisah kita berawal dari kata “aku terima” dan berakhir dengan kata “inallillahi”.
Permata hati-Ku, aku tak mau memberikan mu dan menerima tiket neraka dari hubungan  yang tak baik itu. Aku juga tidak mau memberikan tiket neraka untuk orang tua ku, untuk orang tua mu dengan cara menjalin hubungan semu penuh kepalsuan dan dosa itu.
Percaya dan yakinlah duhai permata hati-Ku, selangkah anak gadis keluar rumah tanpa menutup auratnya dan pergi keluar bersama laki-laki yang bukan muhrimnya maka selangkah pula orang tuanya (ayah) menuju pintu neraka. Sunggu bukan itu yang kita inginkan. Sudah cukuplah mereka lelah membesarkan kita didunia ini, biarlah pada saat ini kita belum mampu membalas dan berbakti kepada meraka tapi setidaknya kita tidak membelikan tiket neraka untuk mereka.
Bersabarlah duhai permata hati-ku…
Berdoalah permata hati-Ku, memintalah dan memohonlah kepada yang kuasa
“berikanlah pasangan hidup yang terbaik dimasa depan, jika memang dia yang terbaik maka dekatkanlah dan permudahkanlah, jika bukan dia yang terbaik maka jauhkan lah dan gantilah dengan yang lebih baik”
Permata hati-Ku, penyempurna iman bagi ku, bunga kembang dihati ku…
Teruslah berdoa teruslah bersabar, yakinlah jika kita memang ditakdirkan bersatu, maka tidak akan ada penghalang bagi-Nya untuk mempersatukan kita. Bersabarlah permata hati-Ku jangan pernah mau menjadi kekasih semu penuh kepalsuan. Jangan pula engkau malu dibilang jomlo, karena itu hanyalah bisikan dan propaganda setan agar kita masuk kejalannya….

Posting Komentar

0 Komentar